BELAJAR SEPUTAR JURNALISME BERSAMA HEADLINE 2.0

Gambar 1: Poster Acara Headline 2.0

Pada tanggal 22-23 Mei 2021, Unit Kegiatan Masasiswa (UKM) Perisai Universitas Pertamina telah melaksanakan webinar training bernama “HEADLINE (Hearing and Learning with PERISAI) 2.0” bertemakan “How To Be A Journalist In Pandemic Era”. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 22-23 Mei 2021. Disemarakkan dengan beragam narasumber yaitu Dhimas Ginanjar (Pemimpin Redaksi JawaPos.com), Luqman Rimadi (Koordinator Berita Liputan6.com), Frisca Clarissa (News Anchor  & Jurnalist Kompas TV) dan DK Nena Tanda (Jurnalis Metro TV).

Pada materi pertama yang disampaikan oleh Bapak Dhimas, tema yang diberikan adalah “Peluang Media Saat Pandemi COVID-19”. Selama pandemi COVID-19, media justru meningkat secara pesat karena banyaknya kebutuhan informasi yang diperlukan oleh masyarakat. Melesatnya penggunaan media dikarenakan hal ini dikarenakan kini masyarakat melaksanakan Work From Home, media sebagai jembatan informasi dan edukasi, masyarakat mencari informasi terpercaya terkait perkembangan Covid-19,  dan masyarakat membutuhkan pengetahuan perihal kesehatan. Kemudian, disampaikan juga pemaparan tentang pemberitaan online dengan pemberitaan cetak sebagai berikut:

Berita OnlineBerita Cetak
– Get it first, just get it first! (kadang jadi masalah)
– Singkat
– 1 Peristiwa dipecah menjadi beberapa angle
– Tidak bisa bermain dengan visual
– Multimedia
– Real time
– Tidak terbatas ruang halaman
– Tidak bersekat jarak dan waktu
– Gratis (meski ada yang berbayar)
– Rentan Clickbait
– Fleksibel terhadap 5W+1H
– Get it first, but get the first truth!
– Detil
– Disajikan lengkap dalam satu tulisan
– Bisa bermain dengan visual
– Foto dan tulisanTerlambat satu hari
– Terbatas ruang dan halaman
– Terbatas wilayah edar
– Berbayar
– Formal
– Terikat 5W+1H  

Hal menarik dan penting yang juga didiskusikan dalam materi oleh Pak Dhimas adalah mengenai kode etik jurnalistik. Diketahui, tujuan dari kode etik ini adalah untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.

Selanjutnya, webinar disampaikan oleh Luqman Rimadi menyampaikan materi mengenai jurnalistik online berserta pelatihannya.  Pada sesi ini, memaparkan tentang gaya penulisan  jurnalistik online. Jurnalistik online memiliki aspek-aspek sebagai berikut:

  1. Menyesuaikan dengan karakter pembaca, gaya bahasa jurnalisme online hendaknya: ringkas, padat, to the point. 
  2. Judul sederhana dan padat. Judul (head) dan alinea pertama (lead) harus dibuat semenarik mungkin, sehingga eyecatching (menarik perhatian dan minat baca) karena sebagaimana di media konvensional pembaca umumnya hanya membaca judul (headline reader) atau teras berita (lead reader).
  3. Tulisan mudah dipindai memindai (scannable), misalnya dengan subjudul (maksimum tiap lima paragraf), highlight kata-kata penting dengan warna berbeda, cetak tebal, jenis huruf, ukuran huruf, hypertext/hyperlink

Hari pertama Headline 2.0 berlangsung dengan sangat insightful dan para peserta yang hadir juga merasakan berbagai manfaat dari keberlangsungan acara ini. Setiap sesi dijalankan dengan semangat dan partisipasi aktif dari setiap peserta membuat diskusi dan tanya-jawab menjadi sangat hidup.

Pada hari kedua, webinar Headline dihadiri oleh  Ibu Frisca Clarissa (News Anchor  & Jurnalist Kompas TV) dan DK Nena Tanda (Jurnalis Metro TV). Frisca menyampaikan materi bertemakan “ Jurnalisme  TV  &  RADIO “. Banyak informasi yang disampaikan tentang perkembangan, peluang, dan tantangan-tantangan di dalam dunia jurnalisme baik masa kini dan masa yang akan datang. Ia juga sharing seputar tugas dan tanggung jawab seorang jurnalis diantaranya:

 Selain itu juga Mba Frisca juga menjelaskan tentang tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh seorang jurnalis yaitu:

  1. Seorang jurnalis harus mengungkapkan fakta yang sebenar-benanrnya dihadapan public.
  2. Harus merasa memiliki tanggung jawab yang tinggi ketika menyampaikan informasi kepada netizen ataupun pemirsa.
  3. Esensi yang dihadirkan juga harus berupa esensi verifikasi
  4. Seorang pembuat konten atau berita juga harus menjaga sikap independent ketika sedang menyiarkan berita atau menyampaikan informasi kepada public.
  5. Seorang jurnalis  harus berfungsi sebagai pemantau kekuasaan yang independent.
  6. Seorang jurnalis harus menyediakan forum untuk kritik dan saran pada publik.
  7. Seorang jurnalis juga harus berusaha keras untuk menjaga hal-hal penting agar tetap menarik dan relevan di mata publik.
  8. Berita atau konten yang disajikan juga harus tetap komprehensif dan profesional.
  9.  Jurnalis harus seringkali melakukan praktik untuk melatih hati Nurani pribadi seorang jurnalis.
  10. Warga negara juga memiliki hak dan kewajiban dalm berita-berita yang disampaikan.

Frisca menegaskan bahwa jurnalis secara tegas dan patuh untuk menaati kode etik jurnalistik dam harus menjunjung tinggi melindungi kepentingan publik. Jurnalis menyampaikan informasi secara akurat agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

Kemudian sesi trainer selanjutnyadisampaikan oleh Ibu Nena Tanda yang menyampaikan seputar tentang pemberitaan. Ketika menulis sebuah pemberitaan, seorang jurnalis terutama dan paling utama untuk melakukan riset terhadap narasumber dan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kita ketika merencanakan pertanyaan-pertanyaan yang nantinya akan disampaikan dan digali kepada narasumber. Selanjutnya, ketahui tempat kejadian, posisi, lingkungan yang akan di liput, dan tentukan angle ketika akan menulis pemberitaan supaya arah berita menjadi fokus.

Rangkaian Webinar Headline 2.0 mendapatkan antusias yang luar biasa. Banyak partisipan webinar yang semangat bertanya maupun menggali informasi kepada seluruh narasumber yang ada. Adanya webinar trainer Headline diharapkan dapat memberikan manfaat kepada UPers maupun mahasiswa lainnya yang ingin mengetahui lebih dalam tentang dunia jurnalistik.

(RNA&PHN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Website Built with WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: