Perisai UP, Jakarta-Publik kembali dikejutkan dengan kabar meninggalnya selebriti Korea Selatan, Sulli, mantan member girlband F(x) pada Senin (14/10). Sulli ditemukan tidak bernyawa oleh sang manajer sekitar pukul 15.21 KST di kediamannya di Seongnam-si, Gyeonggi-do. Pemilik nama asli Choi Jin Ri ini diduga melakukan bunuh diri karena depresi berat ditambah dengan cyberbullying yang dialaminya.
Melansir dari laman Stopbullying.gov, Cyberbullying adalah intimidasi yang tejadi pada perangkat digital melalui SMS, game, dan media sosial di mana orang dapat melihat, berpartisipasi, atau berbagi konten. Cyberbullying termasuk mengirim berita palsu, berbagi konten negatif, atau memposting hal yang berkaitan dengan informasi pribadi orang lain yang dapat menyebabkan rasa malu atau penghinaan.
Media sosial seperti facebook, instagram, dan twitter merupakan tempat paling umum di mana cyberbullying terjadi. Konten yang dibagikan individu sering kali dapat dilihat oleh orang asing dan juga kenalan sehingga menciptakan semacam catatan publik permanen mengenai pandangan, aktivitas, dan perilaku individu tersebut. Cyberbullying dapat merusak reputasi online semua orang yang terlibat, tidak hanya orang yang diintimidasi, tetapi juga mereka yang melakukan bullying atau berpartisipasi di dalamnya.
Di dalam akun instagram pribadi milik Sulli, banyak ditemukan komentar-komentar jahat yang ditulis oleh akun anonim yang ditujukan kepadanya. Satu hari setelah kabar meninggalnya Sulli, netizen Korea Selatan membuat petisi yang ditujukan kepada Pemerintah Korea Selatan. Isi dari petisi tersebut adalah usulan agar Pemerintah Korea Selatan segera merevisi undang-undang internet dan mengusulkan peraturan tentang penggunaan nama asli pada akun media sosial. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi dan mengakhiri komentar jahat di internet agar kasus yang memimpa Sulli tidak terulang lagi.
Kasus Sulli merupakan sekian dari kasus selebriti Korea Selatan yang bunuh diri akibat depresi. Sebelumnya ada member boyband Shinee, Jonghyun, yang mengakhiri hidupnya dengan membakar bricket batubara di dalam ruangan tertutup. Penyebab dari depresi yang dialami oleh para idol kpop ini adalah tuntutan yang berat sebagai idol dan juga berbagai pemberitaan serta komentar-komentar jahat di media sosial. (CY)