Warga Jakarta dapat menggunakan banyak moda transportasi umum untuk beraktivitas sehari hari, Transportasi umum yang dapat digunakan adalah KRL,Busway dan Bus umum. Sekarang warga Jakarta mendapat moda transportasi baru untuk membantu melakukan aktivitas sehari hari yaitu MRT. Mass Rapid Transit Jakarta sudah mulai beroperasi secara gratis (trial run) pada tanggal 12 – 24 Maret 2019. Uji coba MRT terbuka bagi semua masyarakat dengan membeli tiket melalui Bukalapak secara gratis. Kesempatan ini tidaklah dilewatkan sebagian warga Jakarta untuk mencoba MRT ini.

Suasana Stasiun MRT Jakarta

Warga Jakarta mengharapkan agar MRT Jakarta menjadi solusi kemacetan yang ada di jalan Jakarta banyak warga Jakarta yang mengharapkan hal ini terjadi dan menjadikan Jakarta lebih maju dalam hal transportasi ini seperti yang dikatakan Irfan (22) warga Jakarta, “Saya juga pertama kali mencoba MRT. Dengan ada uji coba gratis MRT ini bisa mengenalkan warga Jakarta dengan MRT. Terlebih lagi Jakarta juga bisa lebih maju dan tidak tertinggal dari negara lain. Semoga bisa menarik orang berpindah moda transportasi dari pribadi ke umum yang bisa mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta ini.”
Di sisi lain, masih banyak warga Jakarta yang belum mengerti aturan yang benar saat menaiki MRT. Hal ini disampaikan Dina Clarisa (20), Seorang headliner yang bertugas memberi petunjuk dan arahan pada stasiun MRT, “ Banyak penumpang yang belum mengerti tata aturan yang ada di MRT ini, seperti penumpang yang mau naik ke kereta harus mengutamakan penumpang yang turun kasus ini sering terjadi sehingga petugas kami memberi teguran kepada penumpang dan ke depannya penumpang harus sadar karena ini transportasi publik.”
Pengalaman ini juga dirasakan salah seorang mahasiswa Universitas Pertamina yang telah mencoba MRT Jakarta. ”Saya mencoba transportasi MRT ini dari stasiun Senayan hingga Blok M. Karena baru uji coba banyak hal yang tidak terduga seperti tidak berfungsinya 1 peron membuat antrian yang panjang ya harus menunggu 45 menit yang seharusnya 10 menit. Selain hal itu sudah beroperasi dengan baik dan semoga dengan ada MRT bisa mengurangi kemacetan di Jakarta,” jelas Indra Fawwaz (18) mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi angkatan 2018 . (RCH)