Perisai UP, Jakarta — Ulang tahun Universitas Pertamina yang ketiga dirayakan hari ini (1/2) dengan adanya acara Sidang Terbuka Dies Natalis. Acara ini dilaksanakan di Aula Mawar Gedung Persatuan Wanita Patra, Simprug, Jakarta Selatan. Acara peringatan bertambahnya umur Universitas Pertamina dihadiri oleh civitas UP serta tamu undangan.

Acara Sidang Terbuka Dies Natalis UP 2019

Sidang Terbuka tahun ini dihadiri oleh Arief Setiawan Handoko, selaku Sekretaris SKK Migas, dengan memberikan pula kata sambutan. Arief mengungkapkan pandangannya tentang industri minyak dan gas di Indonesia serta masa depan dari industri tersebut.

“sepuluh hingga dua belas tahun mendatang, cadangan minyak Indonesia dapat habis; Maka dari itu, kita perlu mencari cadangan minyak baru sebagai solusinya,” ungkapnya.

Universitas Pertamina juga menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai pihak, diantaranya dengan perusahaan energi Schlumberger dan CGG. Nota kesepahaman yang ditandatangani salah satunya berupa tanda serah terima pemberian hibah software dan hardware media pembelajaran kepada Universitas Pertamina.

“CGG beri media pembelajaran seharga 10 juta USD. Ada juga Schlumberger beri perangkat keras sebesar 3 juta USD. Harapannya laboratorium dapat terus dikembangkan. Kami juga melakukan kerjasama dengan pelaku industri untuk hal tersebut.” Jelas Rektor Universitas Pertamina, Prof. Akhmaloka Ph.d.

Dalam wawancara dengan awak media Perisai UP, Mantan Wakil Rektor ITB tersebut mendukung mahasiswanya untuk kembangkan jiwa entrepreneurship dan dukung terwujudnya usaha rintisan atau startup.

“Kita ingin agar mahasiswa dapat belajar ilmu – ilmu praktis, kembangkan startup,  serta kegiatan keprofesian. Mahasiswa dapat ikut riset – riset dengan dosen dan belajar sungguh – sungguh.” Pungkas Prof. Akhmaloka Ph.d. (AHP/CV)