Perisai UP, Jakarta — Permasalahan yang ada di setiap akhir semester perkuliahan di Universitas Pertamina adalah permasalahan surat sakit. Pada semester ganjil di tahun pelajaran 2018/2019, permasalahan ini kembali terjadi. Mahasiswa Universitas Pertamina pun mengeluhkan tentang perizinan surat izin maupun sakit. Salah seorang mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku surat sakit yang ia berikan beberapa waktu lalu tidak diterima oleh pihak rektorat.

Permasalahan surat izin/ sakit. Image source: google

“Beberapa bulan lalu saya sakit sekitar 4 hari. Ketika saya memberikan surat sakit  kepada rektorat, namun surat sakit saya tidak diterima karena tidak ada surat dari lab maupun resep”. Ia juga menambahkan bahwa ia disarankan untuk menggunakan jatah absen kuliahnya saja.

Hal ini dibenarkan oleh Fera Usamah, salah seorang staf di Rektorat Universitas Pertamina. Fera menjelaskan regulasi ini dipertegas mengingat pada semester lalu banyak mahasiswa yang berbohong dengan surat sakit ini.

“Saya mendengar sendiri, ada mahasiswa yang memanipulasi surat izin bahkan hingga membeli surat sakit hanya untuk melindungi absennya,” ucap Fera.

Menurutnya, perlakuan mahasiswa seperti itu tidak patut dicontoh.  Adanya peraturan tentang surat sakit ini tidak langsung diberlakukan. Staf rektorat dan tenaga pengajar telah memberikan informasi terkait di awal semester ini.

“Peraturan ini dari awal sudah kami sebarkan ke email masing-masing mahasiswa dan sudah saya sampaikan juga ke ketua kelas setiap prodi dan angkatannya,” jelas Fera.

Fera yakin bahwa masih ada mahasiswa yang masih bingung dengan cara perizinan, ketentuan izin sakit, dan bukti yang perlu diserahkan untuk melengkapi perizinan surat tersebut. Adapun ketentuan surat izin yang dapat diterima oleh pihak rektorat yang berwenang dalam perihal perizinan antara lain:

  • Surat izin sakit yang diterima minimal 2 hari dan dilengkapi dengan surat diagnosa/resep dokter.
  • Surat izin jika ada keluarga yang meninggal hanya keluarga yang namanya tertera di KK (Kakek, Nenek, Ibu, Bapak, Adik, Kakak)
  • Surat izin jika ada  acara keluarga/pernikahan hanya keluarga yang namanya tertera di KK  (Kakek, Nenek, Ibu, Bapak, Adik, Kakak) dengan melampirkan surat undangan/bukti acara tersebut serta fotocopy KK
  • Surat izin lomba atas nama UKM dapat diterima setelah melaporkan diri ke PBK
  • Surat izin lomba pribadi dapat diterima setelah mendapat izin dari Kaprodi dan surat dari Admin Prodi masing-masing baru dapat diberikan kepada pihak rektorat.

Selain yang telah disebutkan diatas maka surat izin/sakit tidak dapat diterima atau dapat menggunakan jatah absensi mahasiswa sebesar 20%. (MNS/FA)