Perisai UP, Medan — Pada bulan ini, tak henti-hentinya nama Indonesia harum di kancah Internasional. Setelah Lalu Muhammad Zohri yang membawa medali emas dalam lomba lari 100 m di Finlandia. Kini kabar bahagia datang dari San Diego, California, Amerika Serikat.

Event La Jolla International Fashion Film Festival 2018, atau orang-orang biasanya menyebutnya dengan “The Cannes of The Fashion Film” yang akan diselenggarakan pada tanggal 19-21 Juli ini memasukkan film karya anak bangsa, Uis Nipes, dalam empat nominasi. Adapun film karya Karina Soerbakti ini memperoleh nominasi pada 4 katergori yakni, “Best Cinematography”, “Best Jewelry”, “Best Music”, dan “Best Accessories”.

uis-nipes

Film ini mengangkat kain uis nipes yakni budaya tradisional Karo, Sumatera Utara. Kain uis nipes biasanya dipakai untuk pakaian budaya formal, selain itu digunakan juga untuk pakaian sehari-hari.

Peran Karina sangat kental dalam pembuatan film ini. Ia berperan sebagai produser eksekutif, pengarah gaya sekaligus talent untuk film ini.

Dalam video statement Karina yang diunggah di Vimeo, Karina mengatakan pembuatan film ini adalah caranya untuk kembali terhubung dengan akar budayanya sebagai orang Karo.

Meskipun belum pernah tinggal lama di Tanah Karo, Karina mengaku tetap memiliki hubungan emosional dengan Tanah Karo karena ayahnya, GT Soerbakti, tumbuh di daerah itu dan kini ia pun punya passion mendalami kebudayaannya.

Selain itu, ia juga ingin memperkenalkan suku Karo dan kebudayaannya ke seluruh dunia.

“Saya merasa di Indonesia belum banyak orang yang tahu tentang kami, Suku Karo. Jadi saya merasa itu adalah tugas saya untuk memperkenalkan budaya Karo ke seluruh dunia,” katanya.

Dalam film ini, kata Karina, ia berusaha menunjukkan bagaimana uis nipes yang merupakan pakaian tradisional, bisa juga diaplikasikan untuk cutting edge street wear dan bahkan couture alias adi busana. (RR)

referensi berita:

uis-nipes-film-karo