Akhir – akhir ini, publik sedang dihebohkan oleh berita sexual harassment yang terjadi pada salah satu penyanyi dangdut Indonesia yang sedang naik daun yaitu Via Vallen. Dari akun instagram pribadinya, Via mengunggah sebuah instagram story berupa screenshot sebuah direct message yang diduga berasal dari seorang pesepak bola.

Via Vallen mengambil tindakan untuk memposting hal tersebut dengan tujuan mengingatkan siapapun yang melihat postingannya, terutama perempuan, agar berani melawan tindakan sexual harassment. Via Vallen dikabarkan akan segera membawa kasus tersebut agar diproses lebih lanjut ke jalur hukum dan kepolisian.

Hal serupa juga dialami ‘selebgram’ & youtuber tanah air Gita Savitri Devi yang kerap kali mendapat perlakuan tak senonoh melalui direct message atau kolom komentar di instagram pribadinya. Ia sampai mengunggah sebuah video di channel youtubenya mengenai tindakan pelecehan seksual yang menimpanya.

Lantas sebenarnya apa itu sexual harassment dan bagaimana cara menghadapinya?
Sexual harassment atau pelecehan seksual merupakan sebuah tindakan atau perilaku yang mengarah dan bertujuan untuk hal-hal berbau seksual yang biasanya dilakukan secara sepihak, yang tentunya tidak diharapkan oleh orang yang terkena perilaku tersebut atau biasa disebut sebagai korban. Pelecehan seksual akan selalu menimbulkan reaksi negatif untuk korban seperti rasa trauma dan kecemasan yang berlebih.

1528388455454

Tindakan pelecehan seksual ini dapat terjadi di berbagai tempat seperti di tempat kerja, tempat umum, hingga di rumah tangga. Laki-laki dan perempuan sama-sama berpotensi menjadi korban pelecehan seksual. Namun, kasus pada perempuan lebih sering terjadi. Dalam kebanyakan kasus, para pelaku pelecehan seksual melakukan tindakannya kepada lawan jenis, namun tak sedikit juga kasus yang terjadi antar sesame jenis. Di Indonesia sendiri kasus pelecehan seksual yang sudah dilaporkan ke pihak berwajib atau yang diberitakan oleh media massa masih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah kasus pelecehan seksual yang terjadi. Pada 2017 tercatat ada 91 kasus pelecehan perempuan yang dilaporkan ke Komnas Perempuan.

Apa saja perilaku yang termasuk ke dalam tindakan pelecehan seksual? Berikut beberapa contoh tindakan pelecehan seksual:

1. Memberikan atau melontarkan komentar yang menyinggung peran jenis kelamin (gender harassment).
Memberikan ajakan untuk melakukan hal-hal yang berbau seksual, yang tentunya bersifat memaksa dan sangat meresahkan korban (seductive behavior).

2. Diminta untuk melakukan kegiatan seksual yang berdasarkan adanya perjanjian, imbalan, dan bayaran (sexual bribery).

3. Adanya pemaksaan untuk melakukan hubungan seksual dengan sebuah ancaman(sexual coercion) dan kejahatan seksual serta pelanggaran hukum yang dilakukan secara terang-terangan (sexual assault).

Pelecehan seksual jika dibiarkan akan semakin meradang dan dapat menjadi penyakit masyarakat. Maka bagi siapapun yang mengalami atau melihat tindakan pelecehan seksual dihimbau untuk dapat melakukan tindakan sederhana sebagai berikut :

Menegur pelaku
Jangan takut untuk menegur pelaku dan meminta pelaku untuk menghentikan hal yang membuatmu tidak nyaman.

Melapor para pihak tertentu
Jika tindakan pelecehan seksual dirasa sudah terlalu parah, jangan ragu untuk berbicara pada orang-orang terdekat atau melaporkan kepada pihak berwenang mengenai identitas pelaku, waktu dan tempat kejadia, serta kronologi. Dalam banyak kasus, masih banyak korban terutama perempuan yang memilih diam terhadap pelecehan seksual yang mereka alami karena berbagai alasan seperti malu atau masih merasa tabu untuk membahas hal tersebut.

Membantu korban
Jika kamu melihat tindak kekerasan, maka bantulah korban dengan berbagai cara yang memungkinkan, misalnya dengan membantu menjauhi korban dari pelaku atau memanggil petugas yang ada untuk menindak lanjuti. Kebanyakan orang juga masih tidak peduli dan cenderung mengabaikan tindakan pelecehan seksual yang mereka lihat. Hal tersebut sama saja dengan membiarkan sexual harassment semakin berkembang. (LP/AN)

 

Sumber:

https://m.detik.com/news/berita/4056952/kasus-via-vallen-dan-gunung-es-pelecehan-seksual-di-indonesiahttps://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/mengalami-pelecehan-seksual/

https://m.detik.com/news/berita/4056952/kasus-via-vallen-dan-gunung-es-pelecehan-seksual-di-indonesiahttps://hellosehat.com/hidup-sehat/seks-asmara/mengalami-pelecehan-seksual/