Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nantikan oleh sebagian besar umat Islam karena merupakan bulan penuh berkah. Banyak tradisi-tradisi yang dilakukan masyarakat berbagai belahan dunia untuk menyambut bulan puasa. Berikut tradisi-tradisi di berbagai negara:

Pakistan
Para pria di Pakistan berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan sholat tarawih, sedangkan para wanita dilarang untuk menginjakan kaki di masjid sehingga mereka melakasanakan sholat tarawih di rumah.

Iraq
Masyarakat Iraq berbondong-bondong ke Pasar untuk membeli permen dan kue kering untuk disantap bersama anggota keluarga di rumah. Para pedagang pun banyak membanjiri pasar tradisional untuk menjual permen dan kue kering.

Turki
Pada bulan Ramadhan, masyarakat Turki beramai-ramai menggunakan pakaian terbaik mereka yang disebut bayramlık dan mengunjungi sanak keluarga serta di bulan Ramadhan banyak acara-acara yang di gelar di negara tersebut untuk menghibur masyarakat disana.

Arab Saudi
Di Arab Saudi semua restauran dan supermarket tutup pada siang hari.

Kuwait
Orang-orang Kuwait banyak menghabiskan waktu untuk membaca Al-Quran dan sholat tarawih di malam hari.

Australia
Pada siang hari di kota-kota muslim Australia sangat sepi dan pada malam hari diramaikan dengan acara festival makanan.

Indonesia
Menjelang bulan Ramadhan, di berbagai kota di Indonesia merayakannya dengan pawai obor keliling kampung atau jalan sekitar.

Malaysia
Di bulan Ramadhan, hotel dan restauran besar di negara tersebut menyediakan makanan prasmanan yang dapat disantap pada saat buka puasa.

Palestina
Keluarga di Palestina biasanya berkumpul pada saat berbuka puasa dan juga membagikan makanan sebelum senja.

Mesir
Masyarakat Mesir biasanya merayakan bulan Ramadhan dengan menggantungkan lentera-lentera atau yang disebut Fanoos di balkon-balkon atau jendela-jendela toko

Qatar
Di Qatar, pada tanggal 13, 14, dan 15 selepas sholat maghrib akan diadakan festival khusus anak yang disebut Garangaou. Anak laki-laki akan tampil dengan baju arab hitam berompi merah dengan sulaman emas. Sedangkan anak perempuan menggunakan pakaian tradisional disdaashas berwarna cerah beserta ikat kepala atau kerudung hitam transparan berhias emas. Lalu mereka bernyanyi dan berpawai di sepanjang jalan serta mendatangi rumah warga untuk meminta permen dan kue.

Jepang
Umat Islam di Jepang akan membentuk semacam panitia bulan puasa yang bertugas menyusun kegiatan yang akan digelar selama bulan Ramadan, mulai dari dialog keagamaan, majelis taklim, salat tarawih berjamaah, hingga penerbitan buku-buku ke-islaman, dan masih banyak lagi. Panitia juga menerbitkan jadwal puasa dan mendistribusikannya ke masjid, rumah keluarga Muslim, dan restoran halal yang ada di seluruh Jepang.

Rusia
Umat Islam di Rusia melaksanakan puasa selama kurang lebih 17 jam. Selain berbuka dengan kurma dan buah-buahan lain, mereka berbuka juga dengan roti yang diisi berbagai macam lauk seperti: Khingalsh, Galnash. Selain itu mereka juga minum Kavass atau minuman tradisional Rusia non-alkohol yang dihasilkan dari fermentasi dan dicampurkan dengan perasa buah.

Perancis
Di negara Jerman ada makanan dan minuman khas yang terdapat pada bulan Ramadhan yaitu: suus (minuman berbahan baku gula hitam), dschellab (gula dan sirup kurma), qamruddin (jus aprikot), qata’ef (kue kering yang direndam sirup gula), dan kalladsch (adonan pilo isi kacang-kacangan). Selain itu, masyarakat lansia dan anak-anak di Jerman akan memeriksakan kesehatan mereka kedokter. (AF)

Sumber
https://hype.idntimes.com/fun-fact/rully-bunga/12-tradisi-perayaan-bulan-ramadan-di-berbagai-negara/full
https://www.skyscanner.co.id/berita/10-negara-yang-mempunyai-tradisi-unik-di-bulan-ramadan