ab

Jakarta, PERISAI UP- Dua hari terakhir Indonesia digemparkan oleh ledakan bom yang diduga dilakukan oleh teroris atau pelaku radikalisme. Tepatnya, lokasi ledakan bom menyerang tiga gereja di Surabaya (13/5) secara berurutan.

Malamnya, dihari yang sama, kembali muncul ledakan bom di Kota Sidoarjo. Kapolda Jatim, Irjen Machmud Arifin, mengungkapkan bahwa ledakan bom di dua kota di Provinsi Jawa Timur ini berurutan.

Kejadian teror tersebut mengarahkan warga Surabaya dan kota sekitarnya untuk bersama-sama melakukan aksi Malam 1000 Lilin sebagai bentuk keprihatinan dan tanda bukti bahwa masyarakat Indonesia bersatu. Presiden Joko Widodo pun menyatakan aksi terorisme dan radikalisme merupakan musuh semua warga Indonesia dan musuh semua agama.

Pagi hari ini (14/5), pukul 08.50 WIB terjadi kembali ledakan di Polrestabes Surabaya. Meskipun demikian, Polri meyakinkan masyarakat agar tetap waspada dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta tak perlu takut atas aksi teror tersebut.

Tak tinggal diam, warganet pun menyerukan keberanian mereka untuk saling mendukung antara satu sama lain pada media sosial masing – masing yang diberi tagar #KamiTidakTakut dan sempat menjadi trending topic di Twitter. (AHP)

 

Sumber gambar: https://goo.gl/images/JEbPgj