JAKARTA, Perisai UP–Perwakilan Himpunan Mahasiswa (HIMA) dari 15 prodi Universitas Pertamina serta perwakilan dari kelima bidang UKM menghadiri rapat bersama Pimpinan Universitas Pertamina. Forum diskusi tersebut bertujuan membantu dan mengevaluasi perkembangan kampus Universitas Pertamina.

Ada beberapa hal yang sudah dianggap laik menurut hasil survei perwakilan mahasiswa tersebut yakni laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah dan kerjasama dengan universitas luar negeri. Selain hal yang dianggap baik tersebut, mahasiswa menganggap ada tiga hal pokok yang perlu diperbaiki yakni fasilitas kantin yang dalam survei tingkat perhatiannya mencapai 40% dari mahasiswa. Selain itu, transparansi keuangan serta porsi untuk Hima dan UKM beserta pengalokasian dana serta prospek kampus kedepannya.

Dari pertemuan tersebut terlihat bahwa mahasiswa perwakilan dari 5 UKM lebih memberikan sejumlah saran untuk pimpinan universitas. Ketua HIMA Ilmu Komputer, Adam Marsono, misalnya menyarankan agar fasilitas WIFI kampus dapat ditingkatkan dengan menerapkan sistem login menggunakan NIM. Saran tersebut diterima baik oleh pimpinan. Pihak rektorat pun berjanji akan menambahkan kecepatan jaringan wifi untuk kegiatan akademik.

“Kami merasa bahwa fasilitas yang ada saat ini masih perlu ditingkat dan kami harap mahasiswa ikut membantu merawat fasilitas yang ada.” Ungkap Rektor Universitas Pertamina. Rektor juga mengharapkan mahasiswa untuk ikut melaksanakan aksi nyata untuk mendukung perkembangan universitas sesuai dengan prodi masing-masing. Misalnya Teknik Lingkungan yang diharapkan dapat mengupayakan agar kantin tetap bersih.

Dia pun berharap agar mahasiswa turut serta dalam berbagai upaya kampus memperkenalkan nama universitas. Tak hanya dari segi prestasi namun juga hal kecil lainnya seperti ikut bergabung untuk ikut kegiatan UPBringing. Pada pembahasan transparansi keuangan, rektor menekankan bahwa tidak akan menaikkan biaya SPP Mahasiswa sampai mereka lulus.

Tak hanya itu, Rektor Universitas Pertamina mengungkapkan untuk memastikan mahasiswanya diterima di dunia kerja dengan terus memperkenalkan mahasiswa dengan berbagai ajang pelatihan, interview, dan magang.  Menurutnya, prospek Universitas Pertamina kedepannya tetap fokus menjadi research university dibidang energi. Serta menjadi global university  tahun 2035. Direncanakan pada tahun 2020 akan dibuka program untuk S2.

Wakil Rektor I Universitas Pertamina, Ichsan Setya Putra pun mengingatkan mahasiswa untuk meningkatkan integritasnya dalam menjalani pendidikan di Universitas Pertamina. “Saya senang melihat mahasiswa rajin belajar, namun saya juga prihatin karena ada mahasiswa yang mempunyai integritas rendah yang dibuktikan dengan adanya titip absen dan tidak memperhatikan dosen dari luar kampus,” ujarnya. (AHP/IS)S__47538180