Jakarta, Perisai UP —- Hari ini (21/4) adalah tanggal lahir salah seorang tokoh wanita yang berpengaruh di Indonesia, Kartini. Kartini yang lahir di Jepara pada tahun 1879 yang lalu, telah membuat gerakan besar bagi adat dan tradisi bangsa Indonesia. Kartini pada waktu itu pun mengalami kerasnya hidup sebagai seorang perempuan. Kartini pun pernah dijodohkan oleh orang tuanya di usia yang sangat muda serta dihalang – halangi untuk bersekolah. Namun, hal semacam itu sudah jarang terjadi saat ini. Kaum perempuan telah bebas dan memiliki hak yang sama untuk mengecap bangku pendidikan.

Ada banyak karya tulisan Kartini yang pernah diterbitkan, diantaranya : On Feminism and Nationalism: Kartini’s Letters to Stella Zeehandelaar (1899 –  1903), Habis Gelap Terbitlah Terang (1911), dan Letters of A Javanese Princess (1912 & 2010). Salah satu bukunya yang bertajuk Habis Gelap Terbitlah Terang menjelaskan bagaimana seorang Kartini mendapatkan pengetahuan dari dunia barat, yang saat itu Indonesia dijajah oleh Belanda, dan diimplementasikan untuk berpikir kritis terhadap sistem pendidikan di Indonesia saat itu. Pemikiran hebatnya masih terkenang hingga sekarang bahkan berdampak hingga saat ini. Namun, pemikirannya tentang hal lainnya tak dapat tersampaikan, karena pada usianya yang ke – 25 tahun, Kartini meninggal dunia setelah melahirkan putra pertamnya.

Untitled2.png

Momen Hari Kartini selalu dirayakan dengan meriah, khususnya di lingkungan sekolah.
Dunia pendidikan di Indonesia, selalu merayakan Hari Kartini dengan hal – hal yang menarik seperti ajang kontes busana tradisional, lomba baca puisi, dan beberapa acara lainnya. Tak hanya itu, di dunia modern saat ini pun, Twitter Indonesia telah merilih emoji Kartini untuk memperingati hari Kartini. “Kartini Vibes” telah hadir di Indonesia yang dirilis pada tanggal 20 April 2018 yang lalu. Sehingga, warganet telah dapat menggunakan emoji tersebut untuk men- tweet sesuatu berkaitan Hari Kartini. (AHP)