Jakarta, Perisai UP – Joshua Suherman, pelantun lagu anak-anak “Diobok-obok” tersebut dilaporkan oleh Forum Islam yang diketuai Rahmat Himran pada 9 Januari 2018 dengan kasus penistaan agama Islam saat mengisi acara Stand Up Comedy bernama Majelis Lucu Indonesia. Laporan yang dibuat oleh Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) menyangkut dugaan tindak pidana tentang penistaan agama melalui media elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 UU No. 19 Tahun 2016 tentang penistaan agama dan ITE.

Berdasarkan video yang diunggah pada 5 Oktober 2017 di akun Youtube ‘Majelis Lucu’ menampilkan Joshua sedang membandingkan popularitas antara mantan personel Cherrybelle, Cherly dengan Anisa. Di tengah-tengah guyonannya, Joshua melontarkan kata-kata yang dianggap menistakan agama islam.

“Dan yang gue bingung adalah Cherly ini, walaupun leader, dia gagal memanfaatkan kepemimpinannya untuk mendulang popularitas untuk dirinya sendiri. Terbukti zaman dulu, semua mata laki-laki tertujunya pada Anisa. Anisa. Anisa. Ya kan, semuanya? Anisa. Padahal, skill nyanyi, ya… tipis-tipis, ya kan? Skill nge-dance, tipis-tipis. Cantik relatif, ya kan? Kenapa gue mikir, ‘Kenapa Annisa selalu unggul dari Cherly?’ Ah, sekarang gua ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam!” Ungkap Joshua yang disambut tawa oleh penonton lain.

“Karena di Indonesia ini, ada satu hal yang tidak bisa dikalahkan dengan bakat sebesar apapun. Mayoritas! Mayoritas!” Lanjut Joshua di akhir penampilannya.

Kuasa hukum Joshua, Achmad Budi Prayoga, berpendapat bahwa Joshua sama sekali tidak menyinggung kritik agama melainkan kritik sosial. Menurutnya Joshua dalam video tersebut hanya berniat untuk menghibur dan tidak menjurus pada masalah agama apalagi sampai penistaan. ( AE dan AT)

Sumber : liputan6.com