Tanggal tua pastinya menjadi tanggal istimewa untuk anak kost.. Pssst! Apalagi untuk anak rantau. Ada harap-harap cemas menunggu transferan datang. Entah dari orangtua, atau syukur-syukur ada transferan nyasar masuk atm kita.

Anak kost ditantang untuk hidup mandiri, dan bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan. Tinggal sendiri di kostan, serta jauh dari orangtua merupakan tantangan sekaligus pengalaman tersendiri. Oleh karena itu, anak kost harus pandai dalam mengelola segala sesuatunya, termasuk dalam hal keuangan.

Berikut beberapa tips mengelola keuangan, terutama untuk anak kost atau anak rantau supaya bisa lebih berhemat:

  1. Menentukan Skala Prioritas

Hal yang satu ini wajib dilakukan oleh siapapun dalam menentukan langkah, termasuk anak kost. Dengan menentukan skala prioritas, kita mampu mengelola hal-hal apa saja yang sekiranya penting & genting untuk diselesaikan terlebih dahulu.

  1. Mencuci Pakaian Sendiri

Biaya mencuci di laundry tidaklah murah, terlebih lagi jika cucian kita menumpuk banyak. Akan terasa besar banget pengeluaran untuk hal yang satu ini.

Baju menjadi aspek penting dalam berbagai hal. Alangkah baiknya, kalo kita cuci sendiri pakaian sehabis dipakai, sehingga pengeluaran biaya bulanan bisa lebih sedikit.

  1. Ikut Serta Aktif dalam Organisasi

Untuk aktif di dalam berorganisasi memang membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih. Selain soft skill, keuntungan lain yang didapatkan dalam berorganisasi adalah, kita tidak jarang mendapat uang konsumsi. Kalian juga bisa bantu beres-beres kegiatan hingga akhir, biasanya ada doorprize makanan berlebih yang bisa dibawa pulang lohh..

  1. Pilihlah Tempat Kost yang Strategis

Tempat kita tinggal mempengaruhi besar-kecilnya pengeluaran juga. Pilihlah tempat kost yang dekat dari kampus dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Semakin jauh dan ribet tempat kost yang dipilih, maka pengeluaran juga lebih besar (ada biaya untuk transportasi).

“Duh, aku telat cari tempat kost nih, yang dekat udah penuh semua. Gimana ya?” Jangan khawatir. ‘Banyak jalan menuju Roma’. Transportasi umum yang ada jaman sekarang harganya sangat terjangkau loh. Kalian bisa naik KRL, TransJakarta, dll. Kalau kost kalian tidak dilewati rute angkutan umum tersebut, kita bisa memanfaatkan ojek online. Sebagai tips, banyak promo-promo yang ditawarkan oleh layanan transportasi online tersebut. Fitur seperti Go-Pay, Uber Credit, dan Grab Credit juga sangat bermanfaat loh, ada potongan besar setiap pemakaian fitur tersebut. Masih pengen yang gratisan?  Minta tebengan buat berangkat dan pulang bareng teman atau gebetan hehehe…

  1. Bertemanlah

Jika ingin survive, ini adalah salah satu hal yang paling penting. Kita wajib memiliki teman yang mengerti satu sama lain. Ketika sedang dalam kesusahan, kita dapat meminta pertolongan darinya. Tapi ingat ya, jangan deketin temen dikala ada perlunya aja!

  1. Membuat List Kebutuhan

Pengeluaran diri juga perlu dijaga. Kelompokkan barang-barang kebutuhan yang wajib dibeli dan mendesak, barang-barang yang wajib dibeli tapi tidak mendesak, sampai ke barang-barang yang tidak wajib dibeli dan tidak mendesak. Lebih penting beli yang mana dulu, kebutuhan kuliah atau sepatu branded keluaran terbaru?

  1. Membuat Neraca Pemasukan Dan Pengeluaran

Wah, ini sih harus sangat kita perhatikan guys! Jangan sampai total pengeluaran lebih besar dari total pemasukan. Kita bisa coret barang-barang yang kurang diperlukan seperti yang disampaikan di nomor 6 diatas.

  1. Cobalah Berkerja Part-Time

Punya banyak waktu luang? Jangan nongkrong melulu, hal tersebut bisa kita manfaatkan untuk menambah uang jajan. Kita dapat menjadi seorang entrepreneur atau bekerja paruh waktu. Tunjukkan keahlian dan bakat yang kita miliki. Tapi ingat, jangan sampai kewajiban pertama untuk kuliah jadi terbengkalai yaa!

Itu beberapa tips agar kamu dapat survive menjadi mahasiswa yang mandiri. Kalau kita bisa mengontrol keuangan sendiri dengan baik, orang tua pasti akan bangga! SALAM MAHASISWA! (Anisa R dan Reifandi R/NA)